Lebih jauh, M. Hasyim menegaskan bahwa saat ini Pemdes Rekkerrek tengah mempersiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat ketahanan pangan lokal bersama masyarakat.
“Kami khawatir klaim sepihak ini akan menimbulkan kebingungan di masyarakat dan mengganggu program yang sudah kami rencanakan sejak awal,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa program-program berbasis desa, apalagi yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat, harus melalui mekanisme resmi dan melibatkan pemerintah desa sebagai pemangku kepentingan utama.
"Kami terbuka terhadap kolaborasi yang sehat dan transparan. Tapi etika kelembagaan dan kedaulatan desa tidak boleh dilanggar," tegasnya.***