Menurut Ghafur, bahwa pemberian Lampu Emergency kepada warga yang terdampak gangguan pemadaman listrik, dimana tahap awal 500 BOK dialokasikan kepada masyarakat, agar digunakan saat lampu padam.
“Bantuan lampu tersebut di bagikan kepada objek vital, seperti Rumah Sakit dan Puskesmas, selebihnya kami bagikan kepada masyarakat yang terdampak gangguan pemadaman listrik. Namun di pelayanan umum kami siapkan genset agar tetap bisa beraktifitas," tegasnya.
Selain itu, pihaknya, meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Sampang karena atas ketidak nyamanannya dan ia berkomitmen untuk mengupayakan pemulihan sesegera mungkin.
Dengan mendatangkan alat berat dan canggih untuk membantu perbaikan serta penambahan jumlah personal untuk memaksimalkan dalam melakukan perbaikan agar cepat selesai.
Estimasi perbaikan sekitar 8 hari tim PLN bekerja secara maksimal agar dapat selesai.