Kemudian di diamkan selama kurang lebih 10-15 hari dan letakan ditempat yang lembab jauhkan dari paparan sinar matahari langsung.
[caption id="attachment_40955" align="aligncenter" width="180"]madurapost.net/wp-content/uploads/IMG_20240731_180456-180x130.jpg" alt="" width="180" height="130" /> Praktek pembuatan pupuk organik JAKABA oleh Mahasiswa KKN-25 bersama Kelompok Tani di Balai Desa Bajang.[/caption]
Tahap selanjutnya Pengecekan rutin dilakukan selama 3 hari sekali guna melihat pertumbuhan jamur. Tahap Terakhir cara pengaplikasian JAKABA dengan cara penyemprotan air rendaman dengan takaran 1 liter air jamur dicampurkan dengan 15 liter air bersih kemudian disemprotkan ke tanaman.
“Manfaat dari JAKABA ini mempercepat tanaman kerdil, memperpanjang umur tanaman, mengatasi fusarium ( patogen pada tanaman yang dapat menyebabkan penyakit hawar ) dan pupuk JAKABA ini bisa dijadikan alternatif pengganti pupuk urea yang memiliki kandungan sama dengan pupuk JAKABA seperti mineral, dan nitrogen“ ucap Afif.