Terobosan baru Mahasiswa KKN UTM tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Desa Seddur Subki, Pihaknya berharap agar Bot WhatsApp tersebut bisa menjadi terobosan bagi semua desa khususnya di Kecamatan Pakong.
"Kami berharap implementasi bot WhatsApp ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat," Kata Kepala Desa Seddur Subki.
Hal senada disampaikan Walid selaku operator desa, Dirinya merasa sangat terbantu dengan inovasi digital yang telah dilakukan oleh Mahasiswa KKN UTM.
"Alhamdulillah dengan bantuan teman-teman KKN dari Universitas Trunojoyo Madura, inovasi bot WhatsApp ini bisa membantu desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan memperbaiki sistem pelayanan desa dari konvensional ke digital," Kata Walid.