"Semoga dalam perayaan Idul Adha tahun ini bisa menumbuhkan sikap empati kita kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir," kata Bupati Fauzi.

Menurutnya, adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang saat ini masih dalam posisi belum terkendali serta banyak merugikan para peternak di Kabupaten Sumenep.

Dia menjelaskan, ada dua peristiwa penting yang tidak bisa lepas dari hari raya Idul Adha. Peristiwa tersebut adalah ibadah haji dan kurban.

"Untuk pelaksanaan ibadah haji kita wajib bersyukur bahwa tahun ini Pemerintah Arab Saudi telah mengijinkan kembali pelaksanaan ibadah haji dengan kuota terbatas dan aturan-aturan tertentu," terangnya.

Sebab, kata dia, pelaksanaan ibadah haji tahun ini adalah pelaksanaan yang tertunda setelah hampir dua tahun kegiatan pemberangkatan ibadah haji dihentikan karena pandemi Covid-19 yang menyebar ke seluruh dunia.