Di lain sisi, dibentuknya Mall UMKM demi menyikapi tantangan global semakin berkembang pada era ini. Dalam pemasarannya, Mall UMKM Sumenep menggandeng CEOD dalam hal menjual produk UMKM.

Pada kesempatan itu, Dinas Koperasi UMKM dan Perindag juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan pusat camilan Kediri dan Ponorogo.

"Kami juga akan memfasilitasi produk UMKM serta penguatan jaringan tempat pemasaran dan kemitraan. Dalam rangka peningkatan ekspansi, saat ini juga menggandeng pusat camilan dari Kediri serta Ponorogo," ujarnya.

"Mudahan-mudahan seluruh Kabupaten yang ada di luar kota bisa kita gandeng, dalam rangka bersama-sama memajukan peningkatan UMKM yang ada di Sumenep," kata Chainur menambahkan.

Untuk saat ini, pemasok barang jualan di Mall UMKM sudah mulai banyak. Chainur mengklaim, salah satunya adalah paguyuban Tera' Bulan. Dia memaparkan, kurang lebih ada 150 UMKM di Sumenep dinaungi oleh paguyuban Tera' Bulan.