"Mengingat air sendiri merupakan hajat hidup orang banyak. Kami tidak mau sampai ada masyarakat atau pelanggan yang airnya benar-benar habis, kami akan terus suplai tanki air. Jadi, bagaimana pun caranya mereka harus menerima air," kata Febmi, saat diwawancara MaduraPost melalui sambungan selularnya, Jumat (11/3).
Diketahui, Hari Air Sedunia diperingati setiap tahun pada 22 Maret sebagai bentuk upaya membangun kesadaran dalam mencegah krisis air global di masa depan.
Pihaknya mengimbau agar masyarakat lebih menghemat air dan menggunakannya sebaik mungkin, guna menjaga kemurnian dan kelestarian air.
"Mengingat, manusia tidak bisa hidup tanpa adanya air, demikian juga mahluk hidup lain, seperti tumbuhan dan hewan. Tentu, hal ini demi membangun kesadaran akan pentingnga air bersih," kata dia menerangkan.