PAMEKASAN, MadurPost - Salah seorang ibu rumah tangga berinisial NQ warga Dusun Eper, Desa Bindang Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, diduga ditelantarkan oleh suaminya sendiri yang bernama Ahmad Dahlan, Warga Asal Desa Montornah Kacamatan Pasongsongan, Kabutan Sumenep.

Penelantaran tersebut berawal dari kehamilan NQ sejak memasuk usia kandungan dua bulan, suami dan pihak keluarga kurang setuju atas kehamilan tersebut, hingga akhirnya berujung pada pengusiran.

NQ menceritakan bahwa, perjalanan rumah tangganya yang mereka jalani selama ini tidak sesuai dengan apa yang dia impikan, perlakuan kasar kerap dilakukan Ahmad Dahlan. Meski demikian dia tetap bertahan dia tetap mempertahankan rumah tanganya dan tetap tingal dirumah suaminya

" Meski saya sering mengalami KDRT, saya tetap bertahan tingal dirumah suami, bahkan hanphone saya sempat di Banting oleh suami saya ketika saya sedang menelpon orang tua saya sendiri," tuturnya. Senin (7/2)

Hingga lanjut memasuki usia kehamilan dua bulan, suami korban sempat tidak mengakui kandunganya tersebut. Pada akhirnya dia diusir oleh suaminya.