"Mulai dari pemkab hingga Gubenur sempat meninjau ke lokasi langsung, namun tidak ada kejelasan," kata dia.

Menurutnya, perusahaan rokok ini memfasilitasi keinginan masyarakat dengan menanggung biaya mulai dari mobilisasi hingga ongkos. Sedangkan untuk biaya solar dan makan masyarakat patungan atau secara swadaya

"Intinya mas kalau tidak di tanggung H. MOH TUFIKURRAHMAN S.sos . PR : RATOH EBUH ini tidak akan terlaksana, Mobilisasi Hinga ongkos Eskavator di tangung penuh oleh PR Rato Ebuh, Kalau biaya makan dan BBM di tangung para nelayan dengan patungan," jelasnya

Imam salah manajemen PR Rato Ebuh di lokasi mengatakan, aktivitas tersebut diprediksi akan selesai kurang lebih 5 hari ke depan, pasangan surut air laut menjadi kendala, sehinga Eskavator tidak bisa bekerja secara total.