Korlap aksi, Mohammad Witri mengatakan, bibit pohon Bidara tersebut merupakan simbol tanaman yang ditakuti bangsa Jin.
Dengan diletakkannya pohon berduri itu, diharapkan roh-roh dan makhluk halus yang membayangi Pemkab segera lenyap sehingga bisa memberikan solusi atas polemik Pilkades di Desa Matanair.
Baca Juga:Bikin Resah Karena Aksi Premanisme! Debt Collector di Sumenep Siap-siap Berurusan dengan Polisi
"Kedatangan kami kesini menagih janji, karena sampai sekarang Pemkab belum mengambil tindakan atas hasil Pilkades sesuai putusan pengadilan," kata Witri pada sejumlah media, Senin (10/1).
Dia mengecam, Pemkab Sumenep tak patuh atas putusan PTUN yang telah mengeluarkan SK, agar Bupati segera melantik salah seorang calon kepala desa yang sah sesuai hukum.