"Ini kan berbeda, kalau mereka lewat dinas semuanya birokratis. Tapi karena ini khusus permintaan saya ke Menteri Pertanian, maka bentuknya langsung hibah memotong mata rantai birokrasi," kata Said menjelaskan.
Tujuan diberikannya bantuan itu, kata dia, untuk lebih memudahkan petani, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan pada penerima manfaat.
"Itu saja kok, sederhana. Karena memang masyarakat atau petani kita sangat membutuhkan," kata Said.
Said juga mengaku, fakta di bawah, banyak Bupati yang masih berteriak. Dia menyebut, Kabupaten Sumenep sendiri masih perlu 4.900 bantuan mesin pertanian.
"Nah, kalau hanya setiap hari 100 bantuan mesin untuk pertanian, ya sampai kuda makan besi tidak akan kelar-kelar nasib petani kita," kata Said menyebutkan.