"Dibawah sudah banyak informasi Pj Kades itu bukan berasal dari desa setempat, namun dari luar desa melainkan bukan keinginan tokoh," tegasnya.

Lanjut, Aulia sapaan akrabnya, banyak sekali laporan masyarakat ke Komisi I terkait PJ Kades masyarakat sudah merasa kecewa terhadap pemerintah daerah. Melainkan dari Komisi I mengambil langkah untuk memanggil Dinas PMD untuk meminta data Nama-Nama PJ Kades tersebut.

Dikawatirkan PJ itu melainkan mengambil namanya untuk mengambil SK itu informasi dari luar kepada kita, maka dari itu kita akan mengkroscek kebenaran ditiap - tiap Desa nanti.

"Kita akan melayangkan surat sekali lagi, kepada DPMD. Apabila tidak datang lagi akan berkoordinasi dengan pimpinan Dewan dan pihak yang berwajib untuk menjemput paksa," tandas Aulia.