"Sikap keraguan ini timbul akibat informasi yang tidak jelas sumbernya, di antaranya soal efek samping vaksin dan dampak soal kesehatan," ujarnya.
Meski begitu Bambang tidak diam, ia tetap melakukan pendekatan emosional dengan memberikan pemahaman secara edukasi. Terbukti banyak tokoh dan sejumlah pimpinan lembaga dengan sendirinya langsung bersedia untuk divaksin.
Baca Juga:Soal Rokok Ilegal, Masyarakat dan Advokat di Pamekasan Pertanyakan Baddrut Tamam Bupatinya Siapa
"Kalau tokohnya sudah bersedia dan sadar, masyarakat dan warga desa pun sudah tidak ragu lagi untuk divaksin," pungkasnya.