"Kemudian warga berbondong-bondong membawa korban ke Puskesmas Dasuk untuk dilakukan pertolongan lebih lanjut. Namun setelah di lihat ternyata korban sudah meninggal dunia," ungkap Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti dalam rilisnya, Minggu (17/10).

Korban tidak dilakukan autopsi, sebab pihak keluarga tidak berkanan melakukan visum. Menurut keterangan keluarga, lanjut Widiarti, korban memang mempunyai riwayat penyakit tekanan darah tinggi atau serangan jantung.

"Keluarga korban tidak mau atau menolak untuk di visum oleh Nakes Puskesmas Dasuk," tandasnya.