SUMENEP, MaduraPost – Puluhan mahasiswa dari Sumenep" class="inline-tag-link">STKIP PGRI Sumenep mengadakan demonstrasi di depan kampus mereka pada Selasa (25/3/2025) sore.
Mereka menuntut agar seorang dosen dengan gelar doktor, berinisial MKH, segera diberhentikan karena diduga terlibat dalam kasus asusila.
Aksi ini dipicu oleh berbagai laporan yang mencuat, termasuk pernyataan dari istri dosen insial D, yang mengaku bahwa suaminya telah berselingkuh lebih dari sekali dalam kurun waktu empat tahun pernikahan mereka.
"Saat anak kami baru berusia satu tahun, dia sudah berselingkuh. Ketika anak kami menginjak usia dua tahun, selingkuhannya bahkan melahirkan. Lalu ketika anak kami berumur tiga tahun, dia kembali berselingkuh dengan orang lain," ungkap D pada wartawan, Selasa (25/3).
D menambahkan, bahwa MKH sebelumnya telah dinonaktifkan oleh STAIM, kampus lain tempatnya mengajar. Namun, Sumenep" class="inline-tag-link">STKIP PGRI Sumenep hingga saat ini belum mengambil langkah serupa.