"Saya tidak ingin kampus ini terus membiarkan predator seksual tetap berada di lingkungan akademik. Saya berharap dia segera diberhentikan," tegasnya.
Aksi unjuk rasa yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Ketua BEM Sumenep" class="inline-tag-link">STKIP PGRI Sumenep, Moh. Nurul Hidayatullah, yang bertindak sebagai koordinator lapangan.
Dalam orasinya, ia menyampaikan bahwa mahasiswa tidak akan berhenti menuntut hingga pihak kampus mengambil keputusan yang jelas.
"Kami tidak hanya meminta klarifikasi, tapi juga tindakan nyata. Kampus ini harus tegas dengan mencopot dosen yang telah mencoreng reputasi institusi!" serunya di tengah aksi.