Menurutnya, dugaan pemotongan tersebut dilakukan oleh pegawai yang menduduki jabatan bendahara. Hal tersebut diketahui setelah penanda tanganan pencairan, nominal antara yang diterima karyawan dan laporan pertanggungjawaban kepada pemerintah, tidak sama.

"Selama ini kami pasrah meski setiap penanda tangan pencairan tidak pernah sama dengan apa yang kami terima, namun bukan berarti itu tanpa sepengetahun pimpinan," tegasnya.