"Ini merupakan bentuk kolaborasi dengan Pemda dalam mempercepat program vaksinasi. Ini harus di dorong dengan adanya pers di Sumenep. Pesan saya kepada DPC PWRI Sumenep, lakukan koordinasi dengan semua OPD Sumenep. Berikan berita yang baik dan jauh dari hoax," pintanya.
Disamping itu, pihaknya menuturkan, jika awal tahun 2022 nanti DPP PWRI serentak akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Hal itu dilakukan demi melahirkan jurnalis profesional dan mematuhi Undang-Undang (UU) Pers.
"Kami akan segera melakukan UKW serentak di Jawa Timur. Karena ini menjadi amanah dari UU Pers nomor 40 tahun 1999," jelasnya.
Selaras dengan Samsyuri, sekretaris jenderal (Sekjen) DPP PWRI, Supriyanto Jagat, juga mengingatkan apabila PWRI di Indonesia sudah semakin berkembang. Sedikitnya, 32 Provinsi dan 330 Kabupaten/Kota telah terisi oleh organisasi PWRI.
"Kita sudah punya sekolah jurnalistik. PWRI sudah berkoordinasi dengan dewan pers untuk segera melaksanakan UKW. Ke depan PWRI diharapkan bisa memberikan kontribusi untuk Negara. Bulan Januari 2022 ini kita akan melaksanakan UKW. Alhamdulillah PWRI sudah bisa berkembang dan anggotanya banyak dimana-mana," harapnya.