"Maka dari itu kami dari paguyuban mengajak kepada semua para petani tembakau madura hususnya dari wilayah pantura, selatan, barat, dan timur untuk bergabung dalam aksi kali ini untuk berdialog langsung kepada pihak kuasa pembeli tembakau di gudang untuk melakukan negosiasi tentang kenaikan harga," katanya, Sabtu (11/9/2021).
Karna selama ini lanjutnya, harga yang diterima oleh masyarakat tidak sesuai dengan harapan sehingga masyarakat petani sangat dirugikan. Apabila harga yang diterima oleh masyarakat tetap seperti ini sebut dia, kemungkinan besar masyarakat petani tembakau akan beralih ke tanaman yang lain.
"Bahkan tidak menutup kemungkinan masyarakat akan lebih memilih berhenti melakukan cocok tanam budidaya tembakau di masa yang akan datang," lanjutnya.
Karena diakui atau tidak tambah Mohammad Munir, tembakau Madura merupakan tembakau andalan pabrikan Nasional. Ia menegaskan kalau pihaknya sudah mengantongi ijin dari pihak aparat keamanan untuk melakukan aksi tersebut.