Wahed salah satu keponakan ABK di kapal itu berusaha menghubungi pamannya untuk mendapatkan titik terang keberadaan kapal bulan purnama, akan tetapi nomor teleponnya tidak dapat dihubungi.
"Saya coba melepon paman saya sejak hari Selasa kemarin, karena tidak memberi kabar sama sekali. Biasanya sekitar 3 hari sudah sampai tapi hingga saat ini tepat satu Minggu belum ada kabar keberadaannya," jelasnya.
Saat dihubungi melalui telepon selulernya, Iptu Togiman Kapolsek Pasean membenarkan informasi tersebut. Bahkan pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membantu dalam proses pencarian kapal bulan purnama yang hingga saat ini hilang kontak.
"Kapal bulan purnama hilang kontak saat dalam perjalanan dari Kalimantan tengah menuju pulau Madura, dugaan sementara kemungkinan ada masalah pada bagian mesin kapal. Namun, kita harus tetap berdoa agar supaya kapal dan ke 6 ABK dalam kondisi baik-baik saja dan dapat ditemukan," terangnya.