PAMEKASAN, MaduraPost - Potret buruk kepemimpinan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat ini semakin santer diperbincangkan dan diserukan oleh berbagai elemen masyarakat.

Baik masyarakat bawah hingga kalangan elit atau pejabat Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur itu sendiri.

Hal itu terjadi, karena sekian banyak persoalan di daerah yang dikenal dengan Kota Gerbang Salam itu tidak mampu dibendung dan dituntaskan oleh Bupati Baddrut Tamam selaku pemangku kebijakan.

Adapun sekian persoalan yang tercium aroma negatifnya sehingga buat hati rakyat sakit dan menderita itu adalah adanya dugaan kongkalikong atau intervensi Bupati Baddrut Tamam pada proses hukum kasus Mobil Sigap yang sampai detik ini semakin buram.

Selain itu, yang menjadi potret buruk dari kepemimpinan Baddrut Tamam itu adalah tidak terealisasinya janji politiknya dan hanya terkesan mementingkan kepentingan pribadinya dan kelompoknya serta hanya mengedepankan pencitraan.