Sementara itu, Koordinator Lapangan (Korlap) AMS, Abd. Basith menilai, pemerintah sudah melakukan kongkalikong dengan pihak investor dalam rencana penambangan fosfat di Sumenep.
Menurut mahasiswa, penambangan fosfat akan berdampak buruk terhadap lahan pertanian dan kerusakan alam. Sebab, lahan yang dijadikan tambang fosfat yang semula subur akan menjadi tandus dan gersang.
"Jika musim kemarau, masyarakat akan mengalami kekeringan, dan jika musim penghujan masyarakat akan dilanda banjir. Oleh karena, kami menolak adanya tambang fosfat di Sumenep," tegasnya.
Disamping itu, Basith menegaskan, penambangan fosfat tersebut bukan menjadi jembatan untuk mensejahterakan rakyat, melainkan akan menyebabkan rakyat semakin sengsara.