SUMENEP, MaduraPost - Kasus dugaan bayi tertukar di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, ditutup perkaranya.

Pasalnya, polisi telah menerima hasil sampel tes DNA bayi tersebut. Selama melalui proses panjang, akhirnya hasil tes DNA kasus dugaan bayi tertukar di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, identik dengan orang tuanya.

Kapolres Sumenep, AKBP Darman menerangkan, pengambilan sampel DNA bayi berikut orang tuanya dilakukan pada Selasa, 1 Desember 2020 lalu di Poliklinik Bhayangkara Polres Sumenep, bersama Polda Jatim sebelum akhirnya di bawa ke Jakarta untuk dilakukan tes lebih lanjut.

Hasilnya, pada hari Jumat, 5 Februari 2021 kemarin, tes DNA tersebut baru keluar dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

"Alhamdulillah, hasilnya identik dengan orang tuanya," ungkap Darman, saat menggelar konferensi pers di Mapolres setempat, Senin (8/2).