Dari penitipan itu, Hj Shofiyah merasa senang karena mereka berkenan mau dititipi. Dari itu, ia ingin menikmati nanti setelah berada di dalam kubur.
"Saya ingin kekayaan saya itu dapat saya nikmati berlipat-lipat di alam kubur dan akhirat. Jadi siapa bilang harta tidak dibawa mati," ceritanya.
Caranya, menurut Hj Shofiyah, harta kekayaan itu jangan bawa sendiri, melainkan minta tolonglah untuk dibawa oleh anak yatim dan fakir miskin. Karena jika keluarganya meninggal, mereka hanya dikasih seutus kain kafan putih untuk baju terakhirnya.
(mp/red/)