"Karena mesin pompa ini merupakan bantuan dari Pemprov, maka saya harus turun langsung dan cepat segera di atasi dengan antisipasi pengiriman genset yang bisa mengerakkan mesin supaya tetap berjalan dan berfungsi," tutur Emil.

Sementara itu Bupati Sampang Slamet Junaidi menyatakan, hasil tinjauan di dua titik pompa air memang mesinnya tidak hidup. Hal ini menimbulkan pintu air tidak berfungsi sehingga air yang berada di jalanan tidak dapat disedot dan menimbulkan genangan air.

"Mesin pompa yang tidak efektif, seperti di Jalan Raya Panggung mesin tidak hidup, pintu air tidak berfungsi sama sekali, padahal itu merupakan titik induk untuk bisa membuka air supaya cepat habis, sedangkan di Jalan Delima karena over head akibat lama tidak terpakai," Jelas Bupati Slamet Junaidi.

Ia menambahkan, ada sejumlah hal mengecewakan Wagub Jatim dan pihaknya saat meninjau dua lokasi rumah pompa air. Mengingat teknisi dari unit siaga banjir Dinas Pekerja Umum Sumber Daya Air Jawa Timur tidak mengetahui adanya kerusakan mesin pompa. Hal ini membuat pompa air tak mampu berjalan dengan sebagaimana fungsinya.