Hodari juga menyanggah bahwa tudingan dari demonstrasi itu tidak benar jika pupuk dijual di atas harga ketentuan dari pemerintah pusat, bahkan pihaknya mempertanyakan jenis pupuk yang dianggap naik karena menurutnya ada kuli dan kendaraan angkut yang juga harus dibayar.
"Pupuk urea jadi 110 ribu dan Phoska jadi 140 ribu, 15 ribu itu untuk kuli dan ongkos mobilnya, kuli itu kerja masak gak mau dibayar. Jadi harga pupuknya tetap, cuma ada biaya angkut dan kuli maka jadi segitu harganya," tandasnya.
(mp/sur)