Dari jumlah total 85 kasus kecelakaan, sebanyak 51 orang meninggal dunia. Dengan rincian, 40 orang sopir, 7 orang penumpang, dan 6 orang pejalan kaki.

"Sementara, korban yang mengalami luka berat sebanyak 1 orang dan untuk korban luka ringan berjumlah 54 orang supir, 39 orang penumpang dan 6 orang pejalan kaki," jelasnya.

Ia menilai penyebab kecelakaan didominasi faktor kelalaian. Selain itu, lokasi kecelakaan menyebar, artinya, tidak terus terjadi di wilayah blakspot saja. Sebab, pergerakan transportasi ataupun masyarakat tidak satu titik, sehingga, kecelakaan ini berpindah-pindah disesuaikan dengan waktu dan keperluan masyarakat sendiri.

"Pelaku merupakan pengendara yang dinilai lalai sehingga mengakibatkan kecelakaan. Sedangkan korban adalah orang yang terlibat kecelakaan karena bermula dari kelalaian pelaku," ungkapnya.