"Karena saya menduga proyek tersebut hanya dijadikan lahan korupsi oleh pelaksana, buat apa ada pengeboran dan tandon kalau tidak ada manfaatnya ke masyarakat, buang-buang anggaran saja," pungkasnya.
Kemudian salah satu warga setempat yang tidak menyebutkan namanya mengatakan, sepertinya beberapa tim survei sudah beberapa kali melakukan investigasi, tapi sepertinya tidak ada tindak lanjut yang jelas.
"Iya mas, saya lihat beberapa orang pakai baju dinas datang ke daerah sini sepertinya mau melakukan survei tapi juga sepertinya kembali ditengah jalan," ucapnya pada saat dimintai keterangan.
Disoal siapa pemilik proyek tersebut, ia mengatakan milik salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan.