Selain itu, Khalil juga menegaskan, kalau setelah ini pihak pengelola masih tidak meresponnya dan tidak ada tindak lanjut yang jelas, maka pihaknya akan mengerahkan massa yang lebih besar.

"Apabila tempat ini tidak ditutup permanen oleh pihak pengelola atau oleh pihak penegak Perda, maka kami akan mengerahkan massa yang lebih besar, karena yang jelas kami sudah tidak butuh kordinasi dan negosiasi lagi," tegasnya.

Setelah adanya pembakaran, Kasatpol PP Kusairi kepada masasa memastikan, kalau Bukit Bintang ditutup permanen.

"Tempat ini kami nyatakan ditutup permanen, dan dengan adanya pemasangan benner kalau tempat ini benar-benar ditutup secara permanen," ucapnya.