Selain itu, dirinya juga pernah mendatangi salah satu rumah yang tiba-tiba sepi namun sebelumnya terlihat banyak orang sedang duduk santai di teras depan rumahnya. Hal itu dikarenakan penghuni rumah tersebut mengira petugas pantarlih adalah orang yang mau menagih hutang.

"Banyak kejadian lucu saat saya kerumah warga, pernah dikira tukang tagih hutang bahkan tetangga sebelah rumah yang saya datangi mengira kurir paket, karena saat itu bertepatan dengan kedatangan paket yang dibeli," kata Mujahid.

Tidak hanya itu, banyak warga pada saat didatangi namun tidak sedang berada dirumahnya. Hal itu mengharuskan petugas pantarlih menunda untuk melakukan pencoklitan dan mendatangi kembali rumah warga tersebut.

Walau demikian banyak juga warga yang memahami kedatangan petugas pantarlih. Sebab, pada saat melakukan tugasnya para pantarlih memakai atribut seragam lengkap seperti rompi, topi, tanda pengenal dan juga peralatan yang digunakan untuk melakukan pendataan dan pencocokan data pemilih.