Inkonsistensi ini dinilai berpotensi mengaburkan transparansi penegakan hukum, terlebih menyangkut komoditas kebutuhan pokok yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat luas. Publik pun mempertanyakan keseriusan aparat dalam mengusut dugaan permainan distribusi minyak goreng curah di wilayah Sokobanah.

Sejumlah pihak mendesak Polres Sampang untuk segera meluruskan informasi, memastikan status hukum perkara secara terbuka, serta menindak tegas siapa pun yang terlibat tanpa tebang pilih.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari Polres Sampang terkait perbedaan pernyataan tersebut maupun kepastian arah penanganan hukum kasus minyak goreng curah di Desa Bira Tengah.