“Jika Chairul Tanjung tidak menyampaikan permohonan maaf langsung kepada Kiai Ali Mustaqim, kami akan menyerukan boikot terhadap seluruh anak perusahaan CT Corp,” tegas Mat Jusi.
Aksi sempat diwarnai pemukulan beduk simbolik oleh peserta demonstrasi sebagai tanda peringatan moral. “Ini gendang perang,” teriak salah satu orator dari atas mobil komando, namun mereka memastikan aksi tetap berlangsung damai.
Dalam pernyataan sikap tertulisnya, HIASAN-MU menyampaikan lima tuntutan utama:
- Permintaan maaf resmi dari Chairul Tanjung, manajemen Trans7, dan tim Xpose Uncensored kepada KH Ali Mustaqim, para kiai, dan seluruh pesantren di Indonesia.
- Klarifikasi publik terkait proses produksi tayangan, termasuk sumber narasi, verifikasi data, dan alasan framing yang merugikan pesantren.
- Sanksi internal terhadap tim produksi Xpose Uncensored, serta pertanggungjawaban etik dari reporter, produser, dan redaktur terkait.
- Sanksi tegas dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) atas dugaan pelanggaran kode etik jurnalistik dan penyiaran.