Bagi masyarakat pesisir, laut bukan hanya sumber ekonomi, tetapi juga bagian dari identitas dan warisan yang harus dijaga. Aktivitas eksplorasi migas, kata Winarno, dikhawatirkan merusak ekosistem laut dan mengancam keberlanjutan hidup nelayan kecil di Madura bagian selatan.

Aksi ini menjadi penanda makin kuatnya ketegangan antara komunitas nelayan dan perusahaan migas asing yang beroperasi di perairan Madura. Bagi mereka, isu ini bukan semata soal ekonomi, tapi juga soal kedaulatan dan keadilan pengelolaan sumber daya alam.

Hingga Jumat sore, nelayan masih bertahan di sekitar kapal survei Petronas. Mereka menuntut pemerintah pusat turun tangan memberikan kepastian hukum, jaminan lingkungan, dan kompensasi yang adil sebelum aktivitas survei dilanjutkan.