Dalam sambutannya, KH Itqon Busiri juga mengingatkan bahwa jabatan di NU bukanlah simbol kehormatan, melainkan medan pengabdian.

“NU berdiri di atas pengorbanan, bukan kehormatan. Siapa pun yang diberi amanah harus siap melayani, bukan dilayani,” ujarnya.

Ketua MWC NU Sokobanah terpilih, Ustaz Jumali Fadli, menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen menjadikan NU Sokobanah sebagai pelopor gerakan sosial-keagamaan yang memperkuat aqidah dan kesejahteraan umat.

Pelantikan berlangsung dari pagi hingga siang hari. Di penghujung acara, wajah para kader muda NU tampak bersemangat. Pesan RKH Mahfudz tentang Hubbul Wathan Minal Iman seolah menjadi energi baru bagi gerak juang NU Sokobanah: menjaga aqidah, memperkuat persatuan, dan membumikan nilai kebangsaan di tengah masyarakat.