PAMEKASAN, MaduraPost - Nampaknya tidak semua warga negara Indonesia menginginkan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang lebih berintegritas. Hal tersebut tercermin dari tindakan salah seorang Oknum ASN di Lingkungan Bawaslu Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur berinisial ZBR.

Dimana berdasarkan informasi dan audio rekaman telpon berdurasi 2 menit 39 detik yang baru-baru ini beredar di media sosial WhatsApp, Oknum ASN yang diketahui sebagai Staff Bawaslu itu meminta uang sebesar 7,5 juta kepada inisial SML agar bisa lulus menjadi anggota Panwascam dan menjadi Staff Pamekasan" class="inline-tag-link">Bawaslu Pamekasan.

Berikut percakapan antara ZBR (Oknum Staff Pamekasan" class="inline-tag-link">Bawaslu Pamekasan) dengan SML (Calon Panwascam) dalam audio yang beredar tersebut.

ZBR: Gimana, ketemu dimana?

SML: Apanya?