“Kita sidak kesini sudah ketiga kalinya. Saat ini progres pengerjaan sudah rampung 70 persen, Tetapi kami pesimis kalau pekerjaan itu selesai tepat waktu," kata Abdussalam, Senin (19/09/22).

Menurut Ba Dus, Mega Proyek pembangunan infrastruktur tersebut dianggarkan Rp 204,5 miliar melalui dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2021. Proyek dikerjakan PT Asri Karya Lestari dimulai dari 2021. Bahkan ditarget tuntas pada tahun 2022.