Dia menegaskan, pelayanan dan kenyamanan pasien khususnya ibu yang hendak melahirkan menjadi prioritas utama. Baik warga kepulauan maupun daratan.

"Yang terpenting pasien didahulukan penanganannya, sisanya tinggal koordinasi dengan Sumenep" class="inline-tag-link">Dinkes dan P2KB Sumenep. Nanti dari Puskesmas tempat pasien tinggal akan ada pemberitahuan ke kami. Gampang kok ngurusnya, tidak perlu memakai KTP," kata Agus menguraikan.

Diketahui, RTK tersebut bentuknya gratis. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam hal ini Dinkes dan P2KB setempat mengaku akan memberikan pelayanan terbaik.

Mulai dari layanan makan gratis tiga kali sehari di RTK, dan bagi pendamping dari pasien itu sendiri. Catatannya, untuk pendamping pasien dianjurkan hanya satu orang.