Sebab itu, pihaknya mengajak Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep bersama-sama menolak kenaikan harga BBM Pertamax dan wacana kenaikan pertalite serta LPG 3 Kg.
"Kenaikan BBM dan kebutuhan masyarakat lainnya juga harus ditolak oleh Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep. Kalian dipilih oleh rakyat. Ketika rakyat menderita, seharusnya perwakilan rakyat ada di depan untuk membela rakyat juga," tegasnya.
Menurutnya, wakil rakyat seyogyanya memberikan kritik dan kontrol terhadap harga minyak goreng yang melambung tinggi dan kebutuhan pokok lainnya seperti BBM.
BEMSU mendesak, Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep untuk menindaklanjuti tuntutan mahasiswa dengan menyurati pemerintah pusat.