"Sangat tidak etis jika DPRD Sumenep masih minta tambah anggaran Pokir ditengah ekonomi masyarakat yang tercekik karena dampak pandemi," kata Ketua koordinator Aliansi BEM Sumenep, Nur Hayat, saat dikonfirmasi media melalui sambungan telepon, Selasa (22/3).

Hayat meminta agar Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, segera memangkas anggaran yang jumlahnya sangat fantastis tersebut.

"Dewan seharusnya lebih memprioritaskan kepentingan rakyat daripada kepentingan anggaran yang tidak jelas kontribusinya itu," kata dia tegas.

"Pemkab dalam hal ini Bupati mestinya juga mengevaluasi itu. Jika perlu dipangkas saja, fokuskan untuk pemulihan pandemi," kata Hayat lebih lanjut.