“Sementara waktu, pasien itu sudah dievakuasi ke ruang perawatan di lantai satu, yang sebelumnya disiapkan untuk ruangan isolasi pasien Covid-19,” kata dr. Erli.
Ambruknya plafon ruang perawatan bedah di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep itu tidak sampai mengakibatkan korban jiwa.
Setelah pindah ke ruangan lantai satu, petugas medis langsung memberikan pelayanan seperti biasa kepada pasien.
“Karena peristiwa itu tidak ada korban, para petugas memberikan pelayanan seperti biasa kepada pasien,” kata dia lebih lanjut.