"Saya kaget, karena kejadiannya sangat cepat, dan atap rumah sakit bergetar," kata dia saat diwawancara sejumlah media, Rabu (9/2).
Suyono menjelaskan, bahwa atap ruang inap rumah sakit itu jatuh secara perlahan. Spontan, semua pasien berlarian ke luar ruangan mencari aman, termasuk pasien yang masih kondisinya kurang cukup sehat.
Baca Juga:Wadah Musikalitas Untuk Pelajar dan Anak Muda, Bupati Sumenep Ingin Saring Talenta Berbakat
"Alhamdulillah, semua pasein selamat dan bisa keluar dari ruangan. Saya kira itu gempa tetapi ternyata plafon yang ambruk," ujarnya.
Meski begitu, beberapa pasien lain sempat terlihat panik atas ambruknya plafon rumah sakit tersebut. Kini, 17 pasien sudah dipindahkan ke ruangan lantai satu.