"Kalau untuk proporsinya tetap, sebesar Rp 17,5 juta untuk material, sisanya untuk ongkos tukang," jelas dia menjelaskan.
Sementara anggaran sebesar Rp 3,8 M tersebut diperuntukkan kepada 176 calon keluarga penerima manfaat (KPM). Para calon penerima RTLH 2022 tersebar di sejumlah kecamatan se-Kabupaten Sumenep.
"Calon penerimanya tersebar di Kecamatan Sapeken, Pragaan, Manding, Dasuk, Ambunten, Pasongsongan, Talango, Raas, Gayam, Giligenting, Bluto, Lenteng, Rubaru, dan Kalianget," kata dia menguraikan.
Untuk pembahasan anggaran program RTLH 2022 sudah dilakukan bulan Agustus 2021 lalu. Sedangkan usulan calon KPM berasal dari proposal pengajuan, data identifikasi Disperkimhub dan usulan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep.