"Gun kepentingan, pas sengkok ebuweng, tak erempekih, Pas langsung aloncak ka orenk Laen, Renk dejeh tak erempekih, Padeh Ben eraopeh ta*h sengkok," lanjut kyai Ali Salim yang dalam bahasa Indonesia artinya "Hanya karena kepentingan, saya dibuang, tidak ada komunikasi, terus pindah ke orang lain, bahkan orang orang Utara (keluarga Alm Raje'i: red) tidak ada yang diajak musawarah, saya seperti disiram kotoran,"

Crew MaduraPost mencoba menelusuri posisi Kyai Ali Salim di DPD PKS Kabupaten Pamekasan melalui Al Anwari selaku anggota DPRD Pamekasan Fraksi PKS.

Namun yang bersangkutan tidak bisa berkomentar, dan mengarahkan wartawan untuk langsung konfirmasi ke DPD.

"Langsung tanyakan ke ketua DPD. saya gak begitu faham," Kata Anwari melalui pesan Wa.