"Yang penting kata Bupati Baddrut Tamam itu tidak untuk memuat Kambing dan Sapi, ya akhirnya sekarang tercapai, oleh masyarakat dibawa atau dibuat demo," pungkasnya seolah menyindir.
Akhirnya saat ini masyarakat benar-benar patuh dan takdim kepada Bupati Pamekasan. Kenapa begitu, kata dia, karena Mobil Sigap itu untuk demo Bupati sendiri bukan untuk muat Sapi dan Kambing.
"Kesimpulannya, Baddrut Tamam itu sukses sebagai Bupati. Karena Mobilnya itu benar-benar Sigap dalam segala hal, dan suksesnya sukses membina masyarakatnya menjadi patuh, yakni benaran mobilnya itu benaran ngangkut demo," ujarnya.
"Saya garis bawahi, ya suksesnya dalam bidang pencitraan dan masyarakatnya patuh dalam hal penggunaan Mobil Sigap tersebut, yakni digunakan untuk demo," tambahnya.