Terpisah, Kepala SKK Migas Jabanusa, Nurwahidi menyampaikan, jika kantor bersama KKKS di Sumenep dalam tahap persiapan. Menurutnya, pengelolaannya telah diserahkan ke salah satu BUMD.
"Sekarang kantornya sedang disiapkan BUMD, mudah-mudahan pertengahan November selesai," ungkapnya saat dikonfirmasi sejumlah media melalui via WhatsAppnya.
Anehnya, ketika ditanya soal kantor KKKS itu juga sebagai pusat informasi soal kemigasan, pria yang lahir di Sumenep ini malah membalas dengan emoji jempol.
Saat pewarta menanyakan soal transparansi lifting, DBH maupun PI, Nurwahidi lagi-lagi tak merespons. Alih-alih berpendapat, pihaknya memilih tak bersuara.