"Kami akan melakukan investigasi dulu sebelum memberikan sanksi. Terimakasih untuk demonstrasi hari ini, kami sampaikan terimakasih," kata Rahman di depan mahasiswa.

Usai diskusi singkat itu, Kapolres Sumenep, AKBP Rahman Wijaya, langsung meninggalkan massa aksi tanpa melakukan kesepakatan alias tanda tangan hitam di atas putih bersama mahasiswa.

"Untuk selanjutnya saya pasrahkan kepada Kasi Intel," singkatnya.

Pada aksi demontrasi GMNI dan GEMPAR Sumenep jilid II kali ini tetap mengikuti protokol kesehatan (Prokes) dan dikawal ketat oleh personil Polres Sumenep.