Agus menjelaskan, bagi pengunjung yang ingin masuk destinasi wisata wajib menunjukkan kartu vaksin. Hal itu dilakukan, demi menekan laju sebaran Covid-19. Artinya, adanya vaksinasi dapat menjaga imunitas tubuh.

"Apabila pengunjung yang belum memiliki kartu vaksin, bisa langsung divaksin di tempat. Kemudian untuk imbauan tetap kita lakukan, mentaati Protokol Kesehatan (Prokes) bagi setiap pengunjung," terangnya.

Agus mengaku, masyarakat Sumenep pada umumnya sudah mengerti tentang pentingya vaksinasi. Hanya saja, tersebarnya informasi hoax membuat pengunjung menolak untuk divaksin.

"Sebenarnya masyarakat sudah banyak yang sadar terkait dengan pentingnya vaksinasi. Banyak yang sudah melakukan vaksinasi massal," tuturnya.