"Nelayan harus memiliki HP jenis android dan aplikasi itu bisa diakses di website-nya BMKG. Sudah ada aplikasi khusus, nantinya para nelayan akan dibekali aplikasi ini," tambahnya.
Acara SLCN di aula UPT PPP Pasongsongan ini ditargetkan 100 peserta yang mengikuti pelatihan itu. Acara yang terselenggara selama dua hari ini, berlangsung sejak Senin (27/9/2021) hingga Selasa (28/9/2021) besok. Hari pertama terisi 30 peserta di pembukaan SLCN tahun 2021.
Terbukti, respon masyarakat pada pelaksanaan SLCN tersebut berdampak positif. Anshori, warga setempat, sekaligus peserta acara SLCN mengaku bangga dan banyak mengucapkan terimakasih kepada tim penyelenggara.
"Saya harap ke depan para pelaut ini dapat ilmu dan banyak pengetahuan dari acara ini, karena ini baru pertama kali ada SLCN," ungkap Moh. Syaiful Anshori (27), saat dikonfirmasi sejumlah media.
Ditanya saat melaut dan alat yang digunakan, pihaknya mengaku masih bergantung pada insting dan prakiraan cuaca yang dilakukan secara tradisional, alias turun temurun.