"Nah, ini sangat miris ketika kami tanyakan kembali bukti-bukti kesepakatan berupa berita acara, foto dan tanda tangan daftar hadir itu tidak ada. Lah ini kita sangat kecewa terhadap panitia pelaksana," ungkapnya.
Ia menegaskan, kalau pihaknya menduga telah terjadi Nepotisme di dalam internal KONI sehingga orang lain dipersempit ruangnya untuk ikut dalam kontestasi pencalonan Pamekasan" class="inline-tag-link">Ketua Pamekasan" class="inline-tag-link">KONI Pamekasan itu.
Baca Juga:Pemkot Surabaya Antisipasi Lonjakan Covid-19, Terbitkan Surat Edaran Hingga Lakukan Tes Acak
"Maka dari itu, kami sangat menyayangkan tindakan-tindakan KONI yang telah mengenyampingkan AD/ART yang ada," tukasnya.