"Nah, kalau seperti itu jelas-jelas sudah mencederai asas-asas demokrasi dimana ini jelas-jelas ada monopoli jabatan, dan saya fikir tidak baik untuk regenerasi selanjutnya," lanjutnya.
Audiensi itu juga dilakukan papar dia, ditengarai karena Panitia Penjaringan itu hanya memberi tahu kepada Cabor-cabor kalau pembukaan tersebut sudah berlangsung. Padahal, asas-asas di ADART itu sudah dijelaskan bahwa Panitia Penjaringan utamanya panitia yang dibentuk oleh kepengurusan KONI itu harus menyampaikan ke publik bahwa telah dibuka pendaftaran tersebut.
"Nah, dua persolan itu yang kami bawa dalam audiensi tersebut. Alhamdulillah hal ini direspon dengan baik oleh panitia, dan beberapa item persoalan ini disadari oleh panitia memang salah, dan bahkan kami rekomendasikan untuk disampaikan dalam musyawarah cabang nanti pada hari Selasa," paparnya.
Ia mengungkapkan kalau saat audiensi tadi itu sempat terjadi dialektika sengit ketika pihaknya mempertanyakan apa yang menjadi dasar hukum panitia untuk pengambilan keputusan tersebut. Dan pihak panitia itu malah mengatakan sebut dia, itu sudah hasil kesepakatan antara Cabor dengan kepanitiaan.